| Erik's Family |
Bila seorang suami adalah rumah
kokoh yang menaungi seluruh keluarga seorang istri adalah taman bunga yang
memperindah dan memberi jiwa bagi para penghuninya. Kebahagiaan sebuah keluarga
tidak semata-mata terletak pada ketersediaan kebutuhan jasmani yang sejak jaman
purba menjadi tugas para lelaki untuk memenuhinya. Kebahagiaan ini akan
tercipta bila seorang istri sebagai roda penggerak dinamika kehidupan keluarga
melakukan tugasnya dengan baik.
Hal yang paling utama untuk bisa
melakukan tugas dengan baik adalah kesehatan Jiwa maupun Jasmani, bila itu
sudah kita miliki dan selalu jaga maka kita siap menghadapi situasi apapun.
Setelah modal utama ini ada pada kita, maka ada 3 hal yang harus kita miliki
untuk menjadi seorang Wonder Wife.
Asah,Asih, Asuh.
Asah, seorang istri harus bisa menjadi motivator bagi suami untuk
maju dalam karir maupun peningkatan pengetahuannya
dalam segala bidang baik itu dibidang keilmuan atau wawasan agamanya, karena
suami adalah Imam bagi keluarga. Tetapi kita sendiri jangan terlalu asyik
menjadi batu asahan sehingga lupa meng up
grade diri, alhasil ketika suami sudah berada di level tertentu kita tampak
timpang baginya. Dalam hal Asih,
pada dasarnya seorang suami akan sangat membutuhkan kasih sayang dan perhatian
dari istri. Terus perbaharui romansa cinta dalam perjalanan perkawinan. Tidak
ada salahnya sekali-sekali kita menjelma menjadi mahluk sexi baginya untuk menghindarkan perkawinan yang monoton. Jangan
pernah berpikir ah saya sudah tua, saya tak pantas lagi toh pasangan kita
sebenarnya juga sama-sama menua seiring waktu. Asuh disini mengacu pada keadaan psikologi suami bahwasanya ketika pria beranjak dewasa masih ada jiwa
kanak-kanak yang terperangkap dalam tubuh dewasa. Kita sebagai Istri harus siap
menjadi pelindung saat suami berada pada posisi sulit. Menjadi seorang ibu yang
siap melindungi tanpa banyak bertanya sebelum situasi bisa dikendalikan dengan
baik. Seperti yang dicontohkan oleh Ummul Mukminin Khadijah saat pertama kali
Rasulullah kembali dari gua hira setelah menerima wahyu pertama, beliau
memberikan dekapan dan dukungan tanpa banyak bertanya. Hal pertama yang dibutuhkan seorang suami yang
sedang dalam masalah adalah pengertian sang Istri bukan berondongan pertanyaan
yang kadang beliau sendiri belum tahu jawabnya.
Kau buta dan aku bisu maka bergandeng tanganlah kita mengarungi
kehidupan.
Seorang Istri adalah pelengkap
bagi Suaminya. Seperti ketika Allah menciptakan Hawa bagi Adam ada dialog
menarik yang akan saya kutip dari buku Kisah
Para Nabi (Imam Ibnu Katsir) terbitan Pustaka Al Kautsar hal 26-27 berikut
ini :
Quote :
As-Suddi meriwayatkan, dari Abu
Saleh dan Abu malik, dari Ibnu Abbas, disebutkan pula di sanad yang lain dari
Murrah, dari Ibnu Mas’ud, lalu juga dari sejumlah sahabat lainnya, bahwa mereka
mengatakan,
“Iblis dikeluarkan dari surga dan
Adam ditempatkan di dalam surga. Namun ia berjalan sendirian tanpa ada istri
yang dapat memberikan ketentraman. Lalu ketika ia bangun dari tidurnya di suatu
hari ia melihat seorang wanita yang sedang duduk disamping kepalanya. Lalu Nabi
Adam bertanya, “Siapa kamu?” Ia menjawab, “Aku adalah seorang wanita”. Lalu
adam bertanya lagi, “ Untuk apa kamu diciptakan?” Ia menjawab,”Agar kamu dapat
merasa tenteram disampingku”.
Suami dan Istri dipertemukan
dalam mahligai rumah tangga untuk saling melengkapi. Maka sadarilah bahwa
perbedaan karakter bukanlah suatu kekurangan tetapi celah bagi satu sama lain untuk
saling mengisi. Bila suami adalah karakter tegas,pendiam dan tak banyak bicara
kemungkinan besar kita adalah karakter hangat yang menceriakan suasana. Jadilah
Ice Breaker yang mencairkan suasana, jangan
malah kita ikutan murung dan tersingung bila suami berdiam diri. Jadilah Ice Cube sang pendingin, bila suami sedang menjadi gunung berapi yang
memuntahkan lava pijarnya. Manajemen Emosi sangat diperlukan dalam hal ini, dan
itu bukan suatu hal yang susah untuk kita latih bila kita sudah bertekad untuk
menjadi seorang Wonder Wife.
Cinta Yang Dewasa
Untuk sampai pada tahap cinta
yang dewasa ini dibutuhkan komunikasi yang baik dari suami maupun istri.
Kedewasaan suatu hubungan tidak bertolok ukur dari singkat atau lamanya umur
perkawinan. Bisa jadi usia pernikahan dalam hitungan bulan sudah mencapai tahap
ini dan tidak menutup kemungkinan perkawinan yang terajut belasan tahun harus
kandas karena cinta yang dimiliki tak jua tumbuh dewasa. Apa yang dimaksud cinta
yang dewasa? Ini adalah hasil dari jalinan komunikasi yang sehat antar pasangan
sehingga lambat laun kepercayaan akan terpupuk
dan kecemburuan akan diminimalisir. Sebagai pasangan tak semua hal harus
kita jadikan teritori bersama, kita
tak perlu mengecek isi dompet, inbox FB, BBM dan pernak pernik lainnya milik
suami. Biarlah pasangan memiliki privasinya dan kita juga memiliki privasi kita
sendiri. Tetapi di satu sisi kita juga tidak saling menutupi sesuatu, contohnya
saya dan suami saling tahu password
masing-masing tapi itu tidak berarti kita akan saling memata-matai satu sama
lain karena kami punya keyakinan bahwa sebagai orang yang beriman setiap
manusia memiliki batasan yang jelas akan hal baik dan buruk. Cinta yang dewasa
juga akan menghindarkan pasangan suami istri terlibat pertengkaran yang
disebabkan hal sepele bahkan besar sekalipun, sebagai contoh kasus sudah jadi
rahasia umum bahwa mertua dan menantu adalah seteru abadi. Banyak pertengkaran
antara suami istri dikarenakan sang istri merasa di nomor duakan setelah sang
mertua. Kembalikan setiap permasalahan
kepada tuntunan agama, seorang wanita adalah milik suaminya, dan seorang
suami adalah milik ibunya, resapi dan maknai dalam-dalam hal itu. Maka cinta
yang dewasa akan terus mengakar dalam hati kita dan menjadikan kita seorang
Wonder Wife.
Bila ketiga hal diatas sudah bisa
kita kuasai, niscaya kehidupan keluarga akan terasa adem ayem, suatu kondisi Sakinah,
Mawadah wa Rahmah tak mustahil kita raih. Anak-anak akan tumbuh dalam
keadaan keluarga yang stabil dan bahagia. Dan bisa dipastikan akan tumbuh
menjadi manusia dengan kualitas prima. Wonder
Wife akan menciptakan wonderful
family Life.
Kebenaran hanya milik Allah,
semoga bermanfaat.
ARTIKEL
INI DISERTAKAN DALAM GA “WONDERFUL WIFE By Ida
Nur Laila
berkunjung ya mak, makasih sudah ikutan . makasih juga tipsnya.
BalasHapus