Di era globalisasi ini
kita sadar bahwa penguasaan bahasa asing sejak dini sangat bermanfaat bagi masa
depan putra putri kita kelak. Tetapi kursus bagi anak-anak pra sekolah kadang
dibarengi dengan biaya yang mahal, dengan alasan anak-anak usia dini ini perlu
perlakuan, metode dan ruang yang khusus pula.
Saya sebagai ibu rumah
tangga yang berusaha up to date
terhadap perkembangan jaman, ingin agar kedua buah hati saya juga menguasai
bahasa asing dalam hal ini bahasa Inggris. Karena mahalnya biaya kursus tak mungkin untuk mendaftarkan kedua-duanya. Setelah melakukan survey materi bahasa asing untuk usia pra sekolah berkisar pada kosakata seperti warna, angka, nama
benda, saya memutuskan untuk mengajari sendiri.
Saya mengunduh lagu berbahasa Inggris dan materi pelajaran yang terkait dari Internet, dan sebagai alat peraga saya membutuhkan flash card. Namun membeli flash
card di toko buku tidaklah murah.
Setelah memutar otak,saya
akhirnya menemukan ide yang mungkin bisa dipraktekkan oleh pembaca, yaitu
membuat flash card sendiri. Saya
memanfaatkan karton bekas kemasan sereal dan susu formula sebagai pelapis dan
saya mulai rajin mengumpulkan gambar benda yang akan saya ajarkan kepada anak
saya dengan memanfaatkan katalog gratis dari supermarket atau majalah bekas.
Saya gunting aneka
gambar buah, sayuran dan benda-benda lain dari katalog dan direkatkan ke
permukaan karton, selanjutnya perkuat dengan selotip bening di sekeliling flash card tersebut. Saya sangat bahagia
ketika buah hati belajar dengan gembira dan menguasai kosa kata dengan
cepat karena diajar oleh guru yang
sangat paham karakter mereka yaitu saya, ibu mereka.
Mba..aku mampir...^^
BalasHapusTulisan ini juga menginspirasi Maryam...hehe. pengen buat juga jadinya. *tapi lom punya krucil untuk belajar bersama..